Mohon tunggu...
Darkim
Darkim Mohon Tunggu... Wiraswasta - Pengangguran Terselubung

Belajar dan mengamalkan.hinalah aku,bila itu membuatmu bahagia.aku tidak hidup dari puja pujimu

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi: Pertemuan Mengharukan

10 September 2022   18:49 Diperbarui: 10 September 2022   18:58 77 8 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Waktu telah lama berpetualang, lebih dari delapan puluh tahun dalam perjalanan,  mengitari setengah bumi yang gersang, menjalani hidup dengan berenang mengarungi lautan.

Siang mengejar malam

Malam bersitegang dengan rembulan

Rembulan mengaku malu kepada embun yang berselimut dedaunan

Tapi usia dalah berkas putih yang kini berisi aneka catatan, ada kisah masa lalu yang kemudian hadir menjelmakan rindu

Rindu yang sebenar rindu

Temu yang bisa mencairkan mimpi tertutup salju

Ketika matahari meneteskan air mata

Ketika rembulan menyambut dengan suka cita

Ketika malam merangkul siang

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan