Mohon tunggu...
Kang marakara
Kang marakara Mohon Tunggu... Wiraswasta

Belajar dan mengamalkan.hinalah aku,bila itu membuatmu bahagia.aku tidak hidup dari puja pujimu

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Ketika Puisi dan Sunyi Berselingkuh

1 Juli 2019   22:40 Diperbarui: 1 Juli 2019   22:47 0 9 1 Mohon Tunggu...
Puisi | Ketika Puisi dan Sunyi Berselingkuh
Pixabay.com

Di batas antara benar dan salah, di ujung masa yang mengombang-ambingkan suasana jiwa, pecah bahkan berserak serpihan-serpihan kesadaran, di hempas dan di permainkan alunan kata

Sunyi tlah memenggal sebahagian jiwa, menelusupkan rasa gunda bercabang prasangka, bertunaskan aneka lembar rasa gelisah. Sunyi tlah berdusta, sunyi menyembunyikan sesuatu yang terlupa

kepada siapa kata-kata hendak ku amanahkan, ketika bait puisipun turut menikam, ciptakan aneka gelombang yang membingungkan, hadirkan beragam ketidak pastian tersebab pengucapan

Ketika puisi dan sunyi berselingkuh, mengingkari kata hati sebagai pasangan abadinya, memalingkan setiap makna sesuai anganya. Puisi dan sunyi tak lagi mencipta jernih, karena setiap diksi dan denting bunyi, tlah mengandung derita di dalamnya

Bagan batu 1 juli 2019

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x