Mohon tunggu...
Ety Supriyatin
Ety Supriyatin Mohon Tunggu... Lainnya - Anaknya guru, Istrinya guru, ibunya guru, kakaknya guru πŸ€”

Menulis apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan. β– JUST BE MYSELFβ– 

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Duka Mendalam

5 Desember 2022   18:55 Diperbarui: 5 Desember 2022   19:56 107
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Sungguh terguncang jiwa ini, seolah tak percaya dengan semua yang terjadi
Mengerikan
Menakutkan
Bencana terjadi di mana-mana
Entah akibat ulah manusia,
ataukah memang alam tak lagi bersahabat

Duka mendalam semua insan
Kesedihan semakin terasa sakit
Perih...
Namun apa yang harus diperbuat
Hanya berharap dalam doa-doa,
semoga semua segera berakhir
Tak ada lagi bencana di daratan dan lautan

Sudah sangat lara hati ini melihat semua yang terjadi
Korban jiwa yang tak terhitung
Kerugian harta benda yang tak terbilang
Semua menyisakan duka mendalam

Tak mungkin ada yang mengharapkan musibah ini
Namun tak ada yang mampu menolaknya
Semua Β yang terjadi sudah kehendak Illahi
Semoga takkan ada lagi bencana di mana-mana
Dan yang tertimpa musibah diberi kekuatan,
kesabaran
ketabahan
juga keikhlasan
lahir dan batin

Bms, 5 Des'22
#docJay

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun