Mohon tunggu...
Y. Edward Horas S.
Y. Edward Horas S. Mohon Tunggu... Penulis - Cerpenis.

Enam buku antologi cerpennya: Rahimku Masih Kosong (terbaru) (guepedia, 2021), Juang (YPTD, 2020), Kucing Kakak (guepedia, 2021), Tiga Rahasia pada Suatu Malam Menjelang Pernikahan (guepedia, 2021), Dua Jempol Kaki di Bawah Gorden (guepedia, 2021), dan Pelajaran Malam Pertama (guepedia, 2021). Satu buku antologi puisi: Coretan Sajak Si Pengarang pada Suatu Masa (guepedia, 2021). Satu buku tip: Praktik Mudah Menulis Cerpen (guepedia, 2021).

Selanjutnya

Tutup

Hobi Artikel Utama

Seberapa Penting Konsep dalam Menulis Cerpen?

19 September 2021   03:28 Diperbarui: 20 September 2021   00:48 293 22 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Seberapa Penting Konsep dalam Menulis Cerpen?
Ilustrasi menulis cerpen.| Sumber: Shutterstock via Kompas.com

Berapa banyak di antara Anda dalam menulis cerpen mengalir begitu saja? Mengutarakan apa yang ada di pikiran tanpa ada arah dan sesukanya. 

Berapa banyak pula di antara Anda yang harus punya konsep sebelum menulis cerpen? Membuat daftar kecil tentang gambaran besar cerpen.

Saya awalnya menganut cara pertama. Semakin ke sini, saya pakai yang kedua. Semakin terbiasa saya menggunakannya. Saya pasti punya catatan kecil seputar konsep cerpen yang hendak ditulis.

Barangkali bisa berbeda, konsep yang saya punya terdiri dari setidaknya tiga: konflik dan solusi, penokohan, dan pesan moral. 

Mungkin sesekali terkesan menggurui, mengapa cerpen harus ada pesan moralnya. Tetapi, memang begitulah sastra zaman dulu. Mengarahkan ke kebaikan. Apalagi sastra-sastra yang tertulis dalam kitab suci.

Izinkan saya membabarkan konsep saya.

Konflik dan solusi

Kendati ada cerpen yang tidak membahas konflik, sebagian besar membabarnya. Jika ingin dijelaskan, konflik bisa berarti sebuah masalah yang menimbulkan kerugian sehingga harus diselesaikan. 

Bermacam-macam konflik ada di kehidupan nyata, biasanya diangkat dalam kisah fiksi. Konflik yang sebatas imajinasi pun banyak, tergantung kemampuan mengarang si pengarang.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobi Selengkapnya
Lihat Hobi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan