Mohon tunggu...
Ayah Tuah
Ayah Tuah Mohon Tunggu... Penikmat kata

Antologi puisi: Tiga Bicara Hujan

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi-puisi yang Tersimpan dalam Tubuhmu

23 April 2021   21:02 Diperbarui: 23 April 2021   21:01 194 51 15 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi-puisi yang Tersimpan dalam Tubuhmu
Ilustrasi. Foto oleh Menghui Huang. Sumber: Behance via Pinterest 

Percakapan pada suatu hari yang aneh. Langit murung, tapi kau selalu mengirimkan matahari dari Timur. Cuaca tak jadi mendung 

Hari-hari kemudian menjadi puitis 

Walau tak lagi bicara soal rindu, cinta, dan kawan-kawannya. Kata-kata beterbangan. Sekejap tayang di linimasa, sesudah itu menghilang 

Tapi tidak pada tubuh. Tubuhmu selalu ada puisi 

Selalu ada puisi. Kalimat-kalimat menjadi basah, padahal huruf-huruf begitu kemarau. Kau kirim tanpa tanya, tiada pula prasangka 

Siang ini layar hape menunjukkan pukul 13:58. Aku tidak tahu, menunggu berapa menit kata-kata menjadi pelangi. Tapi aku bisa memastikan detak detik pada tubuhmu telah menjelma menjadi puisi 

Tidak apa-apa kalau kauingin menyangkalnya 

***

Lebakwana, April 2021 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x