Mohon tunggu...
A.R.Saleh
A.R.Saleh Mohon Tunggu... Banyuwangi-Probolinggo, Satu Jiwa.

Menyenangi kata yang kesepian dan gaduh

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Sebungkus Bangkai

18 April 2021   09:46 Diperbarui: 18 April 2021   10:32 151 35 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sebungkus Bangkai
Ilustrasi pembusukan. Sumber: Christian LeBlanc on Pixabay.com

Sebungkus bangkai mengembang di pikiran. Meniti jalan dan ke arah barat berhimpun berjejalan. Menemukan dua titik samar. Dalam bidikan mata malaikat-malaikat,  menghitam.

Sebungkus bangkai terkubur ditidurkan. Ada manusia memanggil sang surya dan mempertemukan dengan sang rembulan. Mencipta sempurna purnama di setapak jalan.

Sebungkus bangkai merapal mantra. Asapnya mengepul mendekati tepian jembatan, masih di barat sana. Ada kelebat titik samar, menyingkur dan memindahkan kata demi kata dari selatan ke utara.

Sebungkus bangkai di awal Ramadan menemukan fakta. Masih ada manusia membalik siang menjadi malam durjana.

Probolinggo, 17 April 2021

Puisi Oleh: Arif R. Saleh

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x