Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - ▪︎

Just love writing

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Resah

3 Oktober 2022   17:24 Diperbarui: 3 Oktober 2022   18:51 110 16 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi puisi Pixabay.com

Pada sebuah rasa yang sedang singgah
Apakah itu hanya peduli semata
Atau belas kasihan saja
Pada seorang yang seolah tanpa teman di sebuah rumah

Mungkin
Aku hanya terlalu banyak pikiran
Kenyataannya tidak demikian
Dan hanya ada dalam anganku yang tetiba sesempit ingin

Pada sebuah kenyataan yang ada di hadapan
Tak semua indah seumpama kenangan
Ada sayatan-sayatan perih merasuk sukma
Ketika yang terkasih hilang ditelan makna

Makna akan sebuah cinta dan kasih sejati
Karena semenjak semula memang telah meninggalkannya
Hingga tersisa hanya bisa ceria
Dari pada memilih hidup dalam nyeri

Baca juga: Amarah

Melangkah terus tanpa henti
Berharap di ujung sana kan menanti
Sebuah perubahan yang kian baik
Demi meraih hidup yang tertata apik

...
Written  by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
3 September 2022
5-2.317

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan