Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Kompasianer 🌸

Menuju 2.000 artikel. Menulis sejak 1 Desember 2018. Semoga terselesaikan segera. Penulis puisi. Hanya saja akhir-akhir ini, kata-kata susah meluncur dari hatinya untuk menjadi puisi. #PuisiHatiAriBudiyanti

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sahabat Penyemangat

30 November 2021   19:58 Diperbarui: 30 November 2021   21:08 123 16 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sumber foto pixabay.com

Malam ini aku membaca lagi sebuah kisah
Sederhana namun bermakna
Buah pena sahabat literasi yang ramah
Memberiku hadiah yang berharga

Tentang sebuah makna
Kehidupan yang telah memiliki alurnya
Segala ciptaan dicinta oleh Sang Pencipta
Tiada guna berkeluh kesah karena berbeda

Membandingkan diri dengan prestasi sesama
Mereka nampak lebih bahagia
Atau lebih beruntung dalam segala kelebihan
Namun untuk apakah segala pencapaian

Jika pada kebaikan diri menjadi lupa
Jika kemudian menjadi pribadi yang sombong itu untuk apa
Sesungguhnya jauh lebih penting jika mampu
Menjadi sahabat yang memberi semangat sepenuh kalbu

Percayalah
Bahwa kebaikan kita adalah untuk memberi kebaikan pada mereka yang sedang membutuhkan uluran tangan
Berhentilah bicara jika itu tak berguna bagi mereka yang sebenarnya sudah mengerti arah langkahnya
Namun bicaralah dengan tepat guna pada mereka yang sekiranya memang membutuhkan sekedar kata-kata penyemangat atau sebuah apresiasi yang bermakna

....
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
30 November 2021

Puisi yang terinspirasi buku cerita anak karya Kompasianer Hennie Triana Oberst
Buah pena berjudul: Cacing Tanah Kecil yang Ingin Menjadi Kupu-Kupu

Dokpri
Dokpri
57-1.873

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan