Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Lehrerin

Sudah menulis 2.780 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 24-04-2024 dengan 2.172 highlight, 17 headline, dan 106.868 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. Nomine Best in Fiction 2023. Masuk Kategori Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 4 periode: 2019, 2020, 2021, dan 2022. Salah satu tulisan masuk kategori Artikel Pilihan Terfavorit 2023. Salam literasi 💖 Just love writing 💖

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Musim Gugur dan Harapan

6 Desember 2020   23:34 Diperbarui: 7 Desember 2020   07:38 358
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber foto: istimewa, via satuharapan.com

 Helai demi helai berjatuhan
Kumelihatnya di hadapan
Di pelupuk mata hilangnya sangat jelas
Membayangiku tanpa batas

Aku takut jika semua daun gugur
Akan asaku pun ikut luntur
Bersama dedaunan yang turun
Tertiup angin tanpa ampun

Bagaimana jika harapanku ikut habis
Bersama dedaunan yang berjatuhan ke tanah
Akankah ku hanya menangis
Meratapi keberadaan harapanku yang ikut patah

Aku hanya bisa berharap
Musim gugur ini tak mambawa pergi harapan
.

Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
6 Desember 2020

Artikel ke 1201


Note: Terinspirasi perbincangan dengan bu Muthiah di group WA KPB

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun