Mohon tunggu...
Ali Musri Syam
Ali Musri Syam Mohon Tunggu... Sekretaris - Belajar Menulis

Pekerja, menyukai sastra khususnya puisi, olahraga khususnya sepakbola, sosial politik. Karena Menulis adalah cara paripurna mengeja zaman, menulis adalah jalan setapak menjejalkan dan menjejakkan kaki dalam rautan sejarah, menulis menisbahkan diri bagi peradaban dan keberadaban. (Bulukumba, Makassar, Balikpapan, Penajam Paser Utara) https://www.facebook.com/alimusrisyam https://www.instagram.com/alimusrisyam/

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi | Perindu Rahasia

16 Maret 2022   08:08 Diperbarui: 16 Maret 2022   08:16 669
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Puisi : Perindu Rahasia

Seperti hujan selalu dirindukan para petani,
Pada musim setelah tanam.
Demikian juga para perindu,
Begitu gigih menanti rinainya.

Seperti itulah Aku
Menjadi petani sekaligus perindu
Bagi dirimu yang penuh gerimis

Ada yang merindukan kemarau
Sebab ia menunggu pohon-pohon kehausan
Hingga daun-daunnya berguguran
Mencium tanah-tanah kering

Adalah akar-akar pokok dalam tanah
Hendak menghisap aroma dedaunan; menjelma humus
Lalu diserap sekujur tubuh pohon itu
Hingga muncul kuncup-kuncup baru
Bertunas, lalu rindang kembali

Seperti itulah Aku
Menjelma akar tak terlihat
Sebab rindu adalah pengabdian rahasia

Penajam Paser Utara, 14 Maret 2022
Ali Musri Syam Puang Antong

Puisi Sebelumnya: Sajakmu Menjelma Gerimis di Mataku

https://www.kompasiana.com/alimusrisyam/622ed87cbb448649e443b902/puisi-sajakmu-menjelma-gerimis-di-mataku

Puisi Pilihan: Menunggu Kau Kembali

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun