Mohon tunggu...
zaldy chan
zaldy chan Mohon Tunggu... Administrasi - ASN (Apapun Sing penting Nulis)

cintaku tersisa sedikit. tapi cukup untuk seumur hidupmu

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Cerpen: Cokelat di Bawah Bantal

14 Februari 2021   15:57 Diperbarui: 14 Februari 2021   17:12 299
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

***

"Selamat ulang tahun, ibuku sayang!"

Kulihat tangan mungil itu memeluk erat lehermu. Menghujani wajahmu dengan bibirnya yang tak henti mengungkap rasa. Di ujung tempat tidur, kau tersenyum menatapku yang berdiri di pintu kamar.

"Kenapa Ayah tak bilang selamat?"

Tubuh mungil berusia delapan tahun itu meloncat dari tempat tidur, berlari memburuku dan menarik tangan kananku menghampirimu.

"Selamat ulang tahun, Cantik!"

"Kenapa tak pakai kata sayang?"

"Ibu cantik, kan?"

"Iya. Tapi Ayah curang!"

Gadis kecilmu berlari keluar kamar. Kembali dengan dua tangan membawa kue ulang tahun. Kau tertawa. Saat tubuh kecil itu kembali lincah berlari keluar kamar. Dan tergesa menyerahkan korek api kepadaku. Bagiku, hanya ada dua kue ulang tahun. Untukmu dan gadis kecilmu.

"Lupa! Ayah, lilinnya belum nyala!"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun