Mohon tunggu...
Agi Suci Nur Indra
Agi Suci Nur Indra Mohon Tunggu... Lainnya - Digital creator / Copywriter

Hai, wankawan. Yuk, kenalan di ig juga @virgoriparthenos ini akun bookstagram saya, jangan sungkan untuk komen dan berbagi cerita disana. Rayakan :) Mengejar bahagia, padahal kesedihan itu sangat menyenangkan.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Penyebab Perselisihan di Transportasi Umum

31 Oktober 2023   18:21 Diperbarui: 7 November 2023   10:49 256
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dok pribadi @virgoriparthenos kondisi gerbong bukan jam kerja

Jiwa pejuang dan pantang menyerah berdesakan, berlarian kesana kemari, kenapa kesana kemari karena terkadang ada jalur/peron yang lebih dulu diberangkatkan. Tentu masyarakat memilih yang lebih dulu, asumsinya agar segera sampai ditujuan.

Adegan tersebut tidak dilakukan seminggu sekali, namun setiap hari ketika akan berangkat dan pulang kerja. 

Stres ditambah di stasiun yang terkadang masih dalam tahap renovasi atau perbaikan misal tangga berjalan sedang diperbaiki atau jalur untuk pejalan kaki, penjual dan kendaraan yang kurang ideal akhirnya semua orang berkerumun kurang teratur.

Pada saat bekerja, terkadang kita tidak bisa mencapai target perusahaan atau mengerjakan tugas dari atasan yang kurang sesuai ditambah pula jobdesk yang tak terhingga. Akhirnya kita kena teguran, atau cukup stres dalam menghadapi masalah yang ada di tempat kerja.

Sehingga pada saat pulang kerja dan mendapati kondisi transportasi umum dalam hal ini KRL kurang nyaman, bahkan tidak jarang kita terlibat adu dorong satu sama lain. 

Dok pribadi @virgoriparthenos kondisi gerbong bukan jam kerja
Dok pribadi @virgoriparthenos kondisi gerbong bukan jam kerja


Hal ini yang menjadikan kita mudah tersulut emosinya. Penumpukan stres, lelah bekerja ditambah kondisi yang tidak kondusif lengkap sudah untuk menyalakan api.

Pemahaman perihal transportasi umum juga perlu ditingkatkan, baik pengguna transportasi umum atau pun tidak tetap harus diedukasi. Kata kuncinya adalah 'umum' masyarakat idealnya memahami bahwa ini adalah milik bersama dan digunakan secara umum, jadi semua jenis dan lapisan masyarakat berhak mengaksesnya.

Sehingga tidak ada lagi arogansi yang muncul dari individu pada saat menggunakan transportasi umum, dan bagi masyarakat yang baru saja menggunakannya jangan sungkan untuk bertanya atau observasi sebelum menggunakan. 

Oleh karena itu, si stasiun dan di dalam gerbong tersedia petugas yang akan membantu ketika kita mendapatkan masalah.

Jadi perasaan bingung dan ketidaktahuan tidak menyumbang masalah yang ada didalam transpotasi umum KRL. Karena di jam berangkat dan pulang kerja sudah sangat kurang kondisif, paling bijak adalah untuk tidak menambah masalah lain yang tidak penting didalam hidup kita.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun