Mohon tunggu...
Trisni SetyaNS
Trisni SetyaNS Mohon Tunggu... Administrasi - Bisa memberikan manfaat untuk orang lain walaupun hanya sebulir debu.

hobi : menulis buku n memasak owner Pt BISA Ct Yogya

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana

Ketika Hati Bicara (Bag I)

16 Oktober 2018   15:13 Diperbarui: 16 Oktober 2018   17:39 488
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Novel. Sumber ilustrasi: PEXELS/Fotografierende

"kenapa tidak kepikiran olehku ya...masuk akal juga kalau aku bikin bimbel..." batin Bimo.

Muncul ide-ide di otaknya seandainya dia benar mendirikan bimbel, apa saja  yang harus direncanakan, Laki-laki itu terdiam dan berfikir.

Di ruang keluarga tiba-tiba hening, semua terdiam, kesempatan buat Nindi untuk mengalihkan topik pembicaraan di sekolah. Ingin berbagi cerita dengan apa yang terjadi di sekolahan tadi...pikirannya melayang jauh bersama teman-temannya.

Perasaannya gerah menyelimuti hati Nindi yang  melihat sikap salah satu temannya yang mencoba untuk meraih perhatian guru Bahasa Inggrisnya.

 "Ibu, Ayah kenal dengan Pak Fahri.. yang mengajar Nindi  Bahasa Inggris  ...?" pancing  Nindi  memperhatikan wajah ayah dan ibunya bergantian.

Spontan kedua orang itu memandang wajah anaknya dengan memperhatikan mimik wajah anaknya . Ada sesuatu yang sepertinya mengganjal dalam benak anaknya.

"Memang ada apa dengan guru Bahasa Inggris Kamu? Sepertinya Ibu belum pernah ketemu beliau....siapa Pak Fahri...?" Tanya Sismiyati dengan nada menekankan nama guru yang disebut Nindi penuh selidik .

"Akhir-akhir ini anak  gadisnya jika menceritakan kegiatan di sekolahnya pasti ujung-ujungnya nama guru muda itu yang akhirnya topic  pembicaraan yang katanya memang masih muda, sopan, tidak banyak tingkah dan selalu menarik perhatian anak didiknya termasuk anak perempuanku kah" batin Sismiyati menarik kesimpulan dari apa yang selama ini yang jadi percakapan Nindi.

"Ibu,  menurut Ibu mengutarakan rasa suka kita pada lawan jenis dan di upload ke jejaring menurut ibu gimana...? Tanya  Nindi agak ragu.

" maksud kamu...? Balik Tanya Sismiyati

" iya Bu...ada temen Nindi yang mengutarakan cintanya dengan Pak Fahri melalui facebook, tanggapan dari temen-temen ada yang suka tapi lebih banyak yang tidak suka dan menghujat dengan kata-kata yang tidak pantas, kasihan Pak Fahri jadi bulan-bulanan di sekolahan apalagi posisinya Pak Fahri jelas-jelas tidak enak. Apalagi dia selaku guru yang tingkah lakunya cenderung banyak diperhatikan warga sekolah... tega-teganya temanku itu..."ucap Nindi setengah iba ada rasa iri di hati nya walau itu tidak kentara betul namun cinta itu jelas terlihat ketika nama Fahri selalu diucapkan Nindi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun