Mohon tunggu...
tandakanan
tandakanan Mohon Tunggu...

Kita semua autentik dengan semua rasa dan pikiran yang ada di dalam kepala.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Berkompromi dengan Hujan

25 Februari 2016   11:56 Diperbarui: 19 Maret 2016   22:58 42 1 0 Mohon Tunggu...

Turunlah dengan tenang, tak perlu terburu-buru,

aku tak akan memakimu walau waktuku sudah terburu-buru

 

Aku di sini memilih diam menanti kau mereda,

untuk menikmati pagi bersama dan tak pergi kemana-mana

 

Meredalah dengan anggun,

Tak perlu mencipta pelangi, aku tak butuh

 

Bila telah usai, sepakatlah untuk tidak lagi saling menyalahkan

 

Membiarkan aku melangkah bertemu siang,

dan kau menguap menjadi awan.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x