Mohon tunggu...
Tian Rahmat
Tian Rahmat Mohon Tunggu... Mahasiswa - Penyanyi

Menyanyi

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Hujan

16 Maret 2024   12:41 Diperbarui: 16 Maret 2024   12:42 65
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Di pagi yang cerah,

embun menari di atas daun,

saling bersahutan dengan keindahan alam.

Air berjatuhan,

mengalir di permukaan bumi,

memberikan kehidupan pada tanah yang subur.

Embun malam merintih dan merayu,

mencari petunjuk takdir yang tersirat,

hujan mereda, embun tersenyum bersambut,

pagi datang dengan pelukan hangat di desa yang sunyi.

"Hutan yang basah oleh titik-titik air dari langit"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun