Mohon tunggu...
syafruddin muhtamar
syafruddin muhtamar Mohon Tunggu... Dosen - Esai dan Puisi

Menulis dan Mengajar

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Becermin, Satu Bintang Malam

1 November 2022   07:55 Diperbarui: 1 November 2022   07:58 45
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

BERCERMIN

Wajah lelaki tua bercermin pada genangan lumpur yang setua warna wajahnya. Mengais ia di balik tanah mencari makna yang disembunyikan Tuhan. Bara panas siang itu menguliti kulitnya hingga retak-retak. Nampak jelas sajak di punggungnya terbaca dan lukisan di dadanya bercerita prahara jagat.

Abad-abad penuh kusta. Abad-abad genap duka. Borok menggerogoti prasasti zaman dengan obat kata-kata yang tersusun rapi dalam buku-buku filsafat dan suara-suara moral: menumpuk di atas meja nurani yang rapuh.

Wajah lelaki tua bercermin pada sumur setua wajahnya, adalah rupa zaman, yang pada siang itu di sinari cahaya kristal dan berlian.

SATU BINTANG MALAM

Tidak perlu menulis malam ini, kata-kata telah menjadi angin dan terselip di dinding gua belantara bisu.

Detak air jatuh tetes mengeja hampa. Televisi menjadi buah gendongan perempuan pasar menuju lembah. Di sanapun lembah bersuara mati sebab tertipu janji-janji nona penunggu swalayan, yang bibirnya berpoles lipstik kebohongan.

Matahari berenang di kolam, memanja diri atau botol-botol wiski mengerang kesakitan di trotoar karena ruhnya terluka? Atau kerinduan para sufi menyeret darahnya mengejar wajah Ilahi? Bukan. Malam ini tak ada sajak karena semuanya hanya satu bintang malam ini.

#Sumber Puisi: Syafruddin (shaff) Muhtamar, Sujud, Kumpulan Puisi, Penerbit Pustaka Refleksi, 2007.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun