Mohon tunggu...
sari aryanto
sari aryanto Mohon Tunggu... Editor - Fiksi Diksi Kopi

Fiksi Diksi Kopi

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

[RTC] Untukmu Bapak

9 November 2021   21:27 Diperbarui: 9 November 2021   21:50 134
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Kantuk tercabar di dasar cangkir kopi

Perut terlipat menahan perih

"Aku tak apa," kilahmu di balik pahit senyum

Tertumpang selaksa beban di pundak

 

Berat nafas seirama pilu hati merintih

Lesap dibanjiri deras daras harapan

Seiring puja selaksa doa

Semogalah ....

 

Bapak ....

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun