Mohon tunggu...
Rustian Al Ansori
Rustian Al Ansori Mohon Tunggu... Menulis

Pernah bekerja di lembaga penyiaran, berdomisili di Sungailiat (Bangka Belitung)

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Lampu Jalan, Laron, dan Wanita Malam

4 Februari 2020   23:23 Diperbarui: 4 Februari 2020   23:21 77 17 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi | Lampu Jalan, Laron, dan Wanita Malam
dokumen pribadi

Lampu jalan telah dikalahkan terang bulan. Percuma saja dinyalakan. Tak perlu dipadamkan. Biarkan, hanya malam ini saja. Terang bulan tak selamanya.

Lampu jalan telah dikepung laron setelah hujan. Anak-anak kampung mengumpul yang jatuh buat umpan. Wanita malam mengumpat kesal. Tak bisa mangkal.

Lampu jalan membuat bayang-banyang. Tak kuat membuat malam mendekati siang. Telah hilang. Embun menjadi enggan. Berada di persimpangan. Telah salah penempatan. 

Lampu jalan tak mampu menyenangkan. Wanita malam dibuat pergi mencari kegelapan. Terang telah dikuasai laron, tak ada lagi tempat yang nyaman. 

Sungailiat, 4 Februari 2020

VIDEO PILIHAN