Mohon tunggu...
RSKO Jakarta
RSKO Jakarta Mohon Tunggu... Akun Kompasiana Rumah Sakit Ketergantungan Obat Jakarta

Akun Resmi Rumah Sakit Ketergantungan Obat Jakarta. One Stop Service Layanan Pengobatan dan Pemulihan Penyalahgunaan NAPZA / Narkoba dan kesehatan lainnya. Web : www.rskojakarta.com

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

CPNS Bingung Mendapatkan Surat Keterangan Bebas Narkoba? RSKO Jakarta Tempatnya

24 Januari 2019   12:14 Diperbarui: 24 Januari 2019   12:43 0 1 1 Mohon Tunggu...
CPNS Bingung Mendapatkan Surat Keterangan Bebas Narkoba? RSKO Jakarta Tempatnya
Deskripsi : Sekarang tidak perlu bingung membuat Surat Keterangan Bebas Narkoba, RSKO Jakarta tempatnya I Sumber Foto : dokpri

"Saya datang ke RSKO Jakarta karena merasa memang ini tempatnya bikin Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN). Sepertinya saya dulu pernah melihat di halte (shelter) Busway (Trans Jakarta) ada tempelan tulisan bagi pendaftar pegawai Trans Jakarta harus membuat SKBN di RSKO Jakarta atau BNN" ucap Yanto, pria berkulit sawo matang di lobby RSKO (20/1/2019).

Setiap pagi hari di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta terlihat pribadi-pribadi yang mengantri di depan kasir, pendaftaran, dan Poli Rawat Jalan. Menjelang tutup tahun 2018 dan awal tahun 2019 terlihat kepadatan manusia di RSKO Jakarta meningkat dipenuhi oleh Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk membuat Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN).

Selain untuk persyaratan CPNS, kegunaan SKBN juga untuk persyaratan masuk sekolah, masuk perusahaan, pemeriksaan pegawai apakah ada yang menggunakan narkoba, dan keperluan lainnya.

Kenapa mereka berdatangan ke RSKO Jakarta karena fasilitas kesehatan ini merupakan one stop service yang telah hadir sejak tahun 1972. Bisa dibilang RSKO Jakarta menjadi salah-satu fasilitas kesehatan tertua yang mengkhususkan diri melaksanakan pelayanan medis dan psikososial terhadap individu - individu jatuh di dunia kelam penyalahgunaan narkoba.

Deskripsi : Pengujian zat dilakukan dengan alat laboratorim yang modern I Sumber foto : dokpri RSKO
Deskripsi : Pengujian zat dilakukan dengan alat laboratorim yang modern I Sumber foto : dokpri RSKO
Deskripsi : Laboratorium Toksikologi melaksanakan pengujian dengan SOP I Sumber foto : dokpri
Deskripsi : Laboratorium Toksikologi melaksanakan pengujian dengan SOP I Sumber foto : dokpri
Selain karena hal diatas, secara aturan de facto dan de yure RSKO Jakarta mendapatkan mandat melalui Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 923/Menkes/SK/X/200 tentang Petunjuk Teknis Laboratorium Pemeriksa Narkotika dan Psikotropika Projustia. RSKO Jakarta bersama BBLK, BLK, Labkesda OKI Jakarta dan UPT Lab uji narkoba BNN.

Masyarakat berdatangan ke RSKO Jakarta untuk membuat SKBN salah-satu hal nya disebabkan banyak nya pemberitaan oleh media mainstream ketika selebriti setelah di proses hukum menyangkut kasus penyalahgunaan Napza / Narkoba dikirimkan oleh Kepolisian, Kejaksaan atau Badan Narkotika Nasional (BNN) ke RSKO Jakarta untuk dilakukan penyembuhan dan pemulihan dari ketergantungan Napza/Narkoba ke RSKO Jakarta.

Sejarah RSKO Jakarta

Bila kita mengingat pesan pendiri bangsa, salah-satunya Bung Karno dengan quote "Jas Merah" yaitu bangsa yang besar ialah bangsa yang tidak melupakan sejarah. Lahirnya RSKO Jakarta pastinya ada sebab yang menimbulkan akibat.

Perkembangan penyalanggunaan Napza/Narkoba di akhir era 60-an semakin lama makin meningkat kasus nya. Para pemimpin saat itu pasti berfikir dalam "ini generasi mau dibawa kemana !!!!"

Atas dasar itu pada tahun 19 April 1972 atas prakarsa Bapak H. Ali Sadikin (alm) Gubernur DKI Jakarta saat itu bersama
dr. Herman Susilo (Ka. Dinkes DKI Jakarta), Prof. dr. Kusumanto Setyonegoro (Ka. Ditkeswa Depkes) dan bagian Psikiatri Universitas Indonesia dibentuk Drug Dependence Unit (DDU).

DDU bertempat di komplek Rumah Sakit Fatmawati di daerah Jakarta Selatan. Pada tahun 1974 akhirnya DDU berganti nama menjadi Lembaga Ketergantungan Obat (LKO). Pada tahun 1978 status LKO meningkat menjadi Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO). 

RSKO jakarta pada tahun 1992 mendapatkan bantuan dari Masyarakat Ekonomi Eropaberupa alat laboratorium deteksi zat narkoba dalam tubuh berupa Emit, GCMS, dan alat lainnya yang berguna untuk memeriksa cairan Napza dalam tubuh. Kemudian di tahun 1993 ditunjuk sebagai laboratorium pemeriksaan Napza dalam tubuh dalam bentuk diagnogsis oleh Kemenkes RI.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
KONTEN MENARIK LAINNYA
x