Mohon tunggu...
Ronny Rachman Noor
Ronny Rachman Noor Mohon Tunggu... Dosen - Geneticist

Pemerhati Pendidikan dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

Film The Misfits Propaganda Politik yang Merusak Karya Seni

3 Agustus 2021   08:46 Diperbarui: 3 Agustus 2021   09:03 538 39 6 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Film The Misfits Propaganda Politik yang Merusak Karya Seni
The Misfits film yang kental propapanda politiknya. Sumber: freshers-live.com

Sebuah  film sejatinya merupakan sebuah karya seni yang dapat dinikmati walaupun terkadang  di luar jangkauan akal sehat.

Ditayangkannya film Misfits di bukan mulai bulan juni ini di Amerika  menimbulkan tandatanya besar di kalangan pencinta film karena secara keseluruhan film ini memiliki misi utama untuk memotret  Qatar sebagai negara teroris.

Jika ditelisik lebih dalam lagi maka kita akan mendapatkan benang merahnya karena film ini diproduksi bersama, difilmkan dan dibiayai oleh FilmGate Production yang berbasis di UEA ini bermitra dengan Paramount Pictures dan Highland Film Group,

Alur cerita film ini menceritakan kisah  pencuri cerdas bernama Richard Pace, diperankan oleh Pierce Brosnan, yang melarikan diri dari penjara dengan tingkat  keamanan tinggi di  Amerika dan selanjutnya berpetualang  mencuri jutaan dollar dari fasilitas paling aman di dunia.

  Pierce Brosnan dan Jimie Chung dalam The Misfits. Photo:  imdb.comdan 
  Pierce Brosnan dan Jimie Chung dalam The Misfits. Photo:  imdb.comdan 

Dari segi hiburan film semacam ini tentunya sangat digemari karena menggambarkan kecerdasan pelaku dan juga teknik dan trik mencuri terkini sehingga dapat melumpuhkan sistem keamanan yang tercangging sekalipun.

salah satu adegan melibatkan Tim Roth dan Ernestas Aleksandrovas. Photo :  imdb.comdan
salah satu adegan melibatkan Tim Roth dan Ernestas Aleksandrovas. Photo :  imdb.comdan

Adegan lainnya.   Photo:  imdb.comdan  
Adegan lainnya.   Photo:  imdb.comdan  

Namun dalam film ini ada sesuatu yang seolah terlepas dari alur cerita yaitu pesan sponsor dari UEA yang melakukan  propaganda politiknya dengan secara terang terangan di beberapa bagian film menuduh Qatar sebagai "Jazeeristan" dan menuduh warga Qatar mendukung "organisasi teroris"  dan sebaliknya menggambarkan  tentara bayaran Abu Dhabi sebagai pahlawan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x