Mohon tunggu...
rohmen teras
rohmen teras Mohon Tunggu... Jurnalis - bebas

bebas

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Berharap Maaf Sekali Saja

18 Mei 2021   12:12 Diperbarui: 18 Mei 2021   12:23 104
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Sungguh aku tak kuasa 

Kesendirian ini menjadi luka

Menahan rindu terus membakar rasa

Begitu sekejap kau melupakan 

Kenangan yang dulu pernah kita lewati

Mimpi dan cita kita ukir dalam keabadaian

Yaallah berilah aku ketabahan atas perpisahan dan kesnedirianku

Kisah kita tuai 

Indah sampai tua nanti

Meski diriku tak sepandai Kahlil tuk berpuisi

Wujud kasih , ku sampaikan setulus hati

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun