Mohon tunggu...
Riyan Kristanto
Riyan Kristanto Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Stabn Sriwijaya

Hobby saya adalah travelling ke tempat-tempat yang belum pernah saya jumpai serta menyukai seni dan budaya dalam negeri ataupun luar negeri say saya juga menjalani kehidupan dengan penuh kesederhanaan yang membuat saya merasa senang...

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi tentang Rindu

15 November 2023   13:58 Diperbarui: 15 November 2023   14:13 141
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com



Puisi tentang rindu




Di dalam senja berdansa cahaya,
Rindu menyelinap dalam sunyi,
Seakan malam membisikkan nyanyian,
Di taman hati, kembang rindu mekar.

Bening air mata yang mengalir,
Menyiratkan kerinduan yang terpendam,
Di relung hati yang sunyi merindu,
Bersama bayangan yang tiada terhapus.

Peluklah malam dengan sinarmu,
Biar rindu ini tak lagi terabaikan,
Seperti angin yang membelai jarak,
Pulanglah, oh pulanglah, wahai kekasih.

Dalam doa-doa yang terhiris rindu,
Terukir namamu di dinding hati,
Berjalan di lorong-lorong kenangan,
Menelusuri jejak yang kian hilang.

Rindu adalah pena yang mencoret,
Kisah cinta di buku kenangan,
Warna-warni nostalgia yang mengalir,
Di setiap halaman, kau hadir.

Terbanglah, oh angin, sampaikan rindu,
Ke tepi malam yang sunyi,
Biarkan bintang menjadi saksi bisu,
Akan kerinduan yang membara di relung hati.

Hingga waktu merajut benang merah,
Menyatukan jarak yang terpisah,
Rindu tetap bersarang di sudut hati,
Sebagai pelipur lara, sebagai nyanyian jiwa.



...

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun