Mohon tunggu...
Rini DST
Rini DST Mohon Tunggu... Ibu Rumah Tangga - Seorang ibu, bahkan nini, yang masih ingin menulis.

Pernah menulis di halaman Muda, harian Kompas.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Huruf Awal "M" Angan-angan Si Mbok dan Si Genduk

16 Desember 2021   18:20 Diperbarui: 16 Desember 2021   18:27 230
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar seni. Koleksi Pribadi

*****

"Mengapa merenung terus-terusan mbok?" tanya si genduk melihat si mbok termenung di teras belakang.

"Si mbok itu banyak pikiran, nduk," jawab si mbok.

Zaman sekarang, popok putih buatan si mbok sudah berganti pembalut steril aneka macam. Sekali pakai langsung buang plok. 

Membuangnya ada tata cara sih. Sama ... genduk harus mencuci dulu. Lalu melipat dan mengepal sampai kecil, lalu membungkus rapi. Barulah memasukkan ke tempat sampah.

Aduh ... janganlah menyumbat selokan, membuat air mengalir ke jalan raya. Banjir dimana-mana

"Nduk, apakah tidak malu dan takut Dedemit? tanya si mbok suatu hari.

"Malu dan takut karena apa, mbok? tanya si genduk balik.

"Itu lo, mengatakan dengan jelas M=menstruasi," jawab si mbok.

"Harus jelas untuk dapat hak cuti, mbok, " si genduk menjelaskan.

Si mbok manggut-manggut saja. Kalau si genduk tidak mendapat hak cuti, nanti tidak bisa mengajak dirinya jalan-jalan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun