Mohon tunggu...
Rifan Nazhip
Rifan Nazhip Mohon Tunggu... PENULIS

Hutan kata; di hutan aku merawat kata-kata.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Ketika Luka Itu Magma

8 Juni 2019   15:25 Diperbarui: 8 Juni 2019   15:41 0 2 0 Mohon Tunggu...
Ketika Luka Itu Magma
sumber ilustrasi : pixabay

Hatihati hati mati, seperti belati mengoyak nadi, berlarilari mencari, cerita para pembenci, ketika caci maki menjadi, kudapan pagipagi, pagipagi janjijanji, kenapa harus didustai, setelah ini apalagi.

Batubatu hati batu, berjalan tak tentu tuju. Kapan lagi memindah batu, penghalang gerak laju. Mimpimimpi seakan lagilagi, mimpi belati mengoyak nurani.

Lukaluka hati luka, hilangkan rasa suka pada dosa,  telah lama mengumpan siksasiksa pada murka kata, setelah itu kita menghitung dukaduka pada ceruk magma. 

Ujungluka 062019

KONTEN MENARIK LAINNYA
x