Mohon tunggu...
Ria Mi
Ria Mi Mohon Tunggu... Menulis memotivasi diri

Guru

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Meong

19 Februari 2021   21:00 Diperbarui: 19 Februari 2021   21:03 108 18 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi: Meong
Pixabay.com

Meoong,
Suaramu mengiba kecil, matamu kecil, telingamu dan kakimu masih kecil, ibumu di mana

Meooong,
Kau pasti dingin, ayahmu di mana, yuk masuk kerdus sini, ich jangan sentuh aku geli bulumu, tapi kasihan, sebentar kuambilkan susu hangat milik adik, ini selimut bekas tapi semoga cukup hangat, aku cuma punya ikan asin, kubuang durinya ya

Meooong,
Kenapa kau menangis terus ayo makan
Dan tidurlah

Malam kian dingin lampu mati, meong terdiam, sampai pagi
Kubuka selimut meong, diam tak bergerak, hembus napas terhenti

Meooong!
Sekarang aku yang teriak histeris

Bukit Nuris, 2021

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
19 Februari 2021