Mohon tunggu...
Dokter Andri Psikiater
Dokter Andri Psikiater Mohon Tunggu... Dokter - Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa

Psikiater dengan kekhususan di bidang Psikosomatik Medis. Lulus Dokter&Psikiater dari FKUI. Mendapatkan pelatihan di bidang Psikosomatik dan Biopsikososial dari American Psychosomatic Society dan Academy of Psychosomatic Medicine sejak tahun 2010. Anggota dari American Psychosomatic Society dan satu-satunya psikiater Indonesia yang mendapatkan pengakuan Fellow of Academy of Psychosomatic Medicine dari Academy of Psychosomatic Medicine di USA. Dosen di FK UKRIDA dan praktek di Klinik Psikosomatik RS Omni, Alam Sutera, Tangerang (Telp.021-29779999) . Twitter : @mbahndi

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Lima Tips Mengurangi Stres

12 November 2017   07:26 Diperbarui: 19 April 2022   01:06 1606
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Saya pikir tidak ada orang yang hidup yang tidak stres. Stres itu sendiri ketika dapat diolah dengan baik merupakan sumber pendorong semangat yang bisa membuat hidup lebih baik. Itulah beberapa ahli mengatakan ada istilah stres yang baik (Eustress) dan stres yang kurang baik (Distress). Cara kita untuk beradapatasi dengan stres ini yang akan membuat hasil yang berbeda selain dari persepsi awal kita sendiri terhadap stress. 

Di bawah ini akan saya uraikan sedikit tentang bagaimana kita bisa mengurangi stres dengan baik di kehidupan sehari-hari kita. 

1. Jadwalkan Apa Yang Kita Akan Lakukan

Mempunyai jadwal untuk apa yang akan kita lakukan di hari-hari yang kita jalani dianggap cukup bisa membantu kita untuk mengurangi stres. Hal ini berkaitan dengan perasaan bahwa kita bisa mengendalikan situasi yang kita jalani sehari-hari. Saat malam sebelum tidur ada baiknya juga kita mempunyai waktu sebentar untuk menyusun apa yang akan kita lakukan besok. Ini berlaku untuk siapa saja walaupun mungkin kita bekerja di rumah. Hal ini terkadang penting karena masih begitu banyak kemungkinan hal yang bisa terjadi pada hari-hari kita walaupun mungkin hidup kita cukup teratur dengan rutinitas.  

2. Prioritaskan hal yang akan kita lakukan itu penting untuk hidup kita 

Terkadang jadwal yang telah kita susun seolah-olah membutuhkan waktu yang sangat banyak dan bahkan mungkin melebihi 24 jam yang kita punya. Untuk itu kita perlu untuk bisa mencari prioritas kegiatan yang akan kita lakukan. Penting untuk menyusun prioritas ini agar kita tidak melakukan hal-hal yang tidak terlalu penting untuk kehidupan kita. Kegiatan yang kita lakukan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup kita. Hal ini akan mengurangi stres yang mungkin disebabkan karena begitu banyaknya kegiatan yang tidak perlu yang kita lakukan dan akhirnya kita kehabisan waktu untuk melakukan hal-hal yang sebenarnya lebih penting.

3. Istirahatlah 

Jangan lupa untuk beristirahat. Tidur adalah salah satu cara istirahat yang paling utama. Biasakan bisa tidur antara 6-9 jam setiap harinya dengan rata-rata tidur yang dianggap puas oleh sebagian besar orang adalah di atas 6,5 jam. Rekreasi atau melakukan hal lain di luar pekerjaan kita juga sangat bermanfaat untuk efektifitas kerja kita. Kadang jika kita memaksakan bekerja 7 hari dalam seminggu malahan akan membuat efektifitas kerja terganggu. Otak yang terlalu tegang tidak mampu untuk berkreasi dan kehilangan kreatifitasnya.

4. Punya teman bicara 

Punya teman bicara yang kita bisa percaya untuk mendiskusikan masalah kita salah satu yang bisa mengurangi stres. Orang ini bisa teman, saudara, bahkan bisa atasan di tempat kerja kita sendiri. Bicara dengan orang lain mungkin bisa membuat kita mendapatkan pandangan lain tetang masalah kita. Jika pun tidak mendapatkan solusi seperti yang kita inginkan, bicara dengan orang lain saja bisa mengurangi beban yang kita alami. 

5. Ambil pelajaran dari apa yang terjadi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun