Mohon tunggu...
Pius Rengka
Pius Rengka Mohon Tunggu...

Artikel kebudayaan, politik, sosial, budaya, sastra dan olahraga. Facebook:piusrengka. Surel:piusrengka@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Badai Sabana

26 Maret 2019   09:33 Diperbarui: 26 Maret 2019   09:39 31 5 0 Mohon Tunggu...

Oleh Pius Rengka

Wahai badai, jangan dikau sesali gemuruhmu di padang sabana

karena sisa nafasmu masih di sana 

pada getar ilalang sangkakala

Jangan pula dikau menoleh pada nasib hari kemarin, 

karena itu hanya sebuah detak kisah tangis nan asin

Ketika dikau berlalu begitu riuh di pelupuk punggung bukit kami

Sejuta genta kaki kuda menghambur debu ke pelupuk badai

Wahai senyap, di manakah riuh sejuta makna cinta

Dari jemari kepedihan derita jelata

Aku di sini dan akan tetap di situ tak pernah ke mana 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x