Mohon tunggu...
Paul Ama Tukan
Paul Ama Tukan Mohon Tunggu... Seniman - Mahasiswa STFK Ledalero Maumere-Flores

Menulis adalah Bekerja Untuk Keabadian

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi-puisi Fr. Paul Ama Tukan, SVD

15 November 2019   10:26 Diperbarui: 15 November 2019   10:32 118
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber gambar: Pixabay.com

Merdeka di Bawah Bayang Sendiri (I)

Saat tak ada yang lebih mahir menangkap raibnya hari

Jemari lebih pasrah di bawah bayangan tubuhnya

Saat perjumpaan datang terlalu dini

 secepat malam mengisi kantong mata dengan buku

"Apakah kau tak menginginkan cukup kedip dari merahnya mata?"

Setelah itu, orang-orang bekejaran di dalam layarnya

Memakai benang setengah badan sambil menenteng  hari

Sampai hari ini,

Ia masih merdeka di bawah bayangannya sendiri

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun