Mohon tunggu...
ST Nurjaningsih
ST Nurjaningsih Mohon Tunggu... Tutor - Alloh Maha Halus

Apa yang kau raih apa yang kau usahakan

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Aplikasi Kode QR pada Diklat Penguatan Kepala Sekolah

4 April 2020   22:01 Diperbarui: 4 April 2020   22:04 250
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Humaniora. Sumber ilustrasi: PEXELS/San Fermin Pamplona

Pencarian visual Ohman

Beberapa studi pencarian visual telah mengamati bahwa stimuli emosional dideteksi lebih cepat ketimbang yang netral.  Ohman dan Mineka (2001) berpendapat bahwa ini karena ada suatu jalur rasa takut dalam otak yang berkembang secara spesifik untuk mengarahkan perhatian ke situasi-situasi  yang secara potensial mengancam nyawa dengan memfasilitasi persepsi stimuli yang mengancam.  Efek ini lebih kuat pada stimuli negatif, seperti wajah merah, ketimbang pada stimuli positif (misalnya, Eastwood, Smilek & Merikle, 2001).

Emosi dan penyelesaian masalah 

Dalam salah  satu dari sedikit studi yang menguji pengaruh emosi positif dan negatif terhadap penyelesaian masalah, Gasper (2003) meminta para peserta untuk membentuk kata-kata yang terdiri dari 4 atau 5 huruf yang diambil dari sederet huruf.  Ia menemukan bahwa para peserta yang diminta untuk menulis tentang peristiwa bahagia lebih fleksibel dalam penalaran mereka ketimbang mereka yang menulis tentang peristiwa menyedihkan.  

Meski demikian, kelompok “sedih” lebih mungkin mengubah respons mereka untuk menggunakan strategi-strategi baru  bila ada bukti yang menunjukkan bahwa strategi mereka saat ini tidak berhasil, sedangkan kelompok bahagia lebih mungkin untuk mengubah strategi secara spontan.  Sejalan dengan itu, Isen, Daubman,  dan Nowicki (1987) menemukan bahwa suasana hati sedih mendorong atensi lebih besar pada data ketimbnag suasana hati bahagia.

Berdasarkan uraian di atas model yang diusulkan dari best practice ini adalah :

Gambar 2. Model yang diusulkan

Penerapan aplikasi kode QR telah diterapkan di dunia pendidikan dengan hasil secara ringkat dapat dirinci di bawah  tabel berikut ini :

Tabel 1. Riset Aplikasi Kode QR pada dunia pendidikan

No

Judul

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
  12. 12
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun