Mohon tunggu...
Nur Laili Rahmawati
Nur Laili Rahmawati Mohon Tunggu... Guru - Guru

Merangkai aksara menjadi kata agar lebih bermakna

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Rahasia Hati

31 Agustus 2022   14:20 Diperbarui: 31 Agustus 2022   14:30 139 8 5
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Menikmati temaramnya waktu yang perlahan berlalu

Menghadirkan sebongkah rasa di ujung sang waktu

Sititik rindu yang beranjak bergulir meninggalkan sang bayu


Gelapnya malam yang mulai berpendar

Mengukir kisah yang tersimpan dalam jingganya senja

Menyibak rasa yang tersimpan rapi disanubari

 

Aku terdiam diantara selasah hati

Menabur rindu dilangit yang tak lagi kelabu

Menghadirkan warna yang pekat dan aroma sendu


Dingin yang perlahan menerpa dan menusuk kalbu

Denting jam yang diam diam menghiasi malam yang semakin beranjak malu

Menyibak tirai rindu yang tersimpan di sudut netra yang membiru


Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan