Mohon tunggu...
Mutia AH
Mutia AH Mohon Tunggu... Penyuka fiksi

Fiksi adalah petualangan tanpa batas. Menulis fiksi bukan berarti mendramatisir kehidupan, tetapi mencari hikmah dari setiap kejadian.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Su

25 November 2020   12:40 Diperbarui: 25 November 2020   12:49 63 10 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Su
Sumber gambar: wallpapercave.com, diolah di Canva

Su
Siang ini begitu terik
Tak ada warna abu di langit biru
Hanya putih terhampar menyilaukan

Di bawah langit yang mana kau berpeluh
menekuri jalanan
Menunggu dan menghantarkan pesanan
Pelanggan yang kau perjuangkan
Namun terkadang memakimu karena sebuah keterlambatan

Panas,
pucuk-pucuk pohon
Terlihat pucat keperakan
Kau masih berjalan menyusuri jalanan beraspal
Sesekali menyeka peluh yang menitik

Lelah tak terkata
terbaca kala bibirmu terbuka, meringis
Letih
Lebur kala kumemanggil
Ayah!

Ruji, 25 November 2020

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x