Mohon tunggu...
Muhammad Arif Kurniawan
Muhammad Arif Kurniawan Mohon Tunggu... Manusia dari lereng gunung dan tak punya bakat

Lahir di Malang, 09 Mei 2001 (masih muda). Lulusan SMK dan ingin berguna sebelum tiada. Di sini saya hanya menerjemahkan kicauan burung yang ada dalam kepala saya, risih jika tak dikeluarkan. Maka, selamat membaca kicauan burungku.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Syair Malam

30 Juli 2020   23:40 Diperbarui: 30 Juli 2020   23:31 70 4 0 Mohon Tunggu...

Kepada satu hati, aku membuka syair

Tak bisa ku bayangkan betapa manisnya

Tapi itu terjadi, sangat terasa

Sebelum semuanya sirna

Sama sekali tak tersisa

Aku memintamu saat itu

"Tinggalkan malammu, sebentar saja, aku sedang bercumbu dengan dukamu, bantu aku!"

Dengan tergesa-gesa, kau menolaknya

"Itu dukaku, jangan ikut campur! Kau hanya mengharapkan cintaku, bukan? Dasar! Lelaki tak tahu malu"

Aku pergi dengan secangkir hujan saat itu

Tak ada payung teduh atau dialog dini hari

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x