Mohon tunggu...
M Abd Rahim
M Abd Rahim Mohon Tunggu... Guru - Guru/Dai
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

GPAI SMK PGRI 1 SURABAYA, Ingin terus belajar dan memberi manfaat orang banyak (Khoirunnas Anfa'uhum Linnas)

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Berguru pada Elon Musk

21 November 2022   12:04 Diperbarui: 22 November 2022   22:23 139
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

"Sungguh perjuangan yang sangat hebat!" Kataku mengikuti pembicaraan mereka. "Musk yang pantang menyerah, tetap berjuang dengan jumlah uang yang sangat banyak. Uang sebanyak itu dari mana ya?" Tanyaku polos 

"Dari usaha, kan perusahaannya Elon Musk banyak. Maka dia berani membelinya walau tidak memperhatikan pengahasilan dari Twitter tersebut. Musk tetap optimis, membangunkan gambar burung biru tersebut agar tetap berkicau. Kata Pak Alif

Bel masuk selesai istirahat berbunyi membuyarkan pertemuan kami.

***

Aku duduk di ruang tamu, memikirkan rencana setelah ada cerita dari guru-guruku. Bapak menghampiri dan duduk di sebelahku. "Pak Aku ingin melanjutkan usaha," Pintaku

"Usaha apa mas Radit?" Bapakku membalas

"Usaha laundryku yang dulu Pak, ingin Aku hidupkan lagi!"

"Baiklah nanti Bapak akan bantu lebih bagus!"

"Maksudnya Pak!" Tanyaku penasaran

"Lihatlah nanti bila sudah jadi "Laundry Radit"

Bapak baruku tidak tanggung-tanggung membantuku usaha laundry, di depan rumah beliau Aku dibangunkan tempat usaha Loudry, dengan luas 6 x 6 m. Walaupun agak kecil, Aku maksimalkan dengan tiga bagian. Bagian belakang mesin cuciku yang dulu ditambah dua mesin cuci yang dibelikan bapak baruku. Tengah tempat menyetrika dan pakaian, dan di bagian depan tempat jemuran.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun