Mohon tunggu...
Choirul Rosi
Choirul Rosi Mohon Tunggu... Penulis - Penulis cerpen yang hobi membaca buku dan novel

Cerita kehidupan yang kita alami sangat menarik untuk dituangkan dalam cerita pendek. 🌐 www.chosi17.com 📧 choirulmale@gmail.com IG : @chosi17

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana

Teana - Temenos (Part 36)

6 Mei 2019   12:13 Diperbarui: 6 Mei 2019   12:28 55
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

"Almeera, ikutlah denganku. Biar lapak ini dijaga oleh Shahed." perintah Teana.

       Almeera diam dalam kebingungan. Namun satu hal yang pasti, ia telah paham watak majikannya itu. Bahwa kali ini telah terjadi sesuatu. Sesuatu yang tidak ia mengerti namun harus ia ikuti.

       Teana dan Almeera berjalan menjauh dari keramaian pelabuhan. Dengan menyusuri jalan setapak, sampailah mereka di sebuah perbukitan yang hijau dan asri.

"Tuan ingin mandi disini?" tanya Almeera ketika melihat aliran sungai yang jernih dan air terjun didepannya. Teana hanya diam.

       Sebuah suara tiba -- tiba menggema didalam telinga Teana. Suara milik Dalath yang kemudian diucapkan oleh Teana dengan lirih.

                "Ikuti ucapanku Almeera." perintah Teana.

  • Kiy Lekha Hammam'lakhah
  • Ve'hag Ge'vurah Ve'hat Tiph'eret

       Almeera terkejut, ia melihat sebuah kerajaan yang sangat megah didepan matanya. Dengan dibimbing Teana, Almeera berjalan di belakang majikannya itu.

       Suara Dalath terus menggema didalam telinga Teana. Dalath memberikan petunjuk jalan untuk Teana agar sampai di Kuil Pygmalion. Tanpa merasa kesulitan, Teana akhirnya tiba di sebuah kuil yang berada dibalik air terjun.

"Tempat apa ini Tuan?" tanya Almeera setengah berbisik.

"Ikuti saja aku."

       Mereka berdua berjalan mendekati sumber air terjun itu. Tepat didepan air terjun, mereka berhenti. Teana bingung harus melakukan apa.

  • Aviynu Sheb Bash Shamayim, Yitqad Deish Shimkha

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
  12. 12
  13. 13
  14. 14
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun