Mohon tunggu...
Choirul Rosi
Choirul Rosi Mohon Tunggu... Penulis - Penulis cerpen yang hobi membaca buku dan novel

Cerita kehidupan yang kita alami sangat menarik untuk dituangkan dalam cerita pendek. 🌐 www.chosi17.com 📧 choirulmale@gmail.com IG : @chosi17

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana Pilihan

Teana - Lamadh (Part 35)

27 November 2018   17:35 Diperbarui: 27 November 2018   17:40 334
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

***

       Yodh dan Taw serta beberapa pengikutnya kembali lagi ke Kota Petra. Mereka memutuskan untuk menemui Peramal Simkath.

"Simkath.... Kau dengar aku?"

"Iya Yodh, aku mendengarmu. Ada apa?"

"Mengapa kekuatan Patung Dewa Dhushara begitu lemah? Mengapa kekuatan sihirku tidak mampu membuka pintu dimensi Bangsaku? Mengapa?" tanya Yodh marah dengan nada geram.

"Apakah kau tidak salah dalam melakukan ritualnya?"

"Tidak."

"Apakah kau sudah menyatukan kekuatan bangsamu dengan melebur darah kalian masing -- masing?"

"Sudah."

Komunikasi antar keduanya berhenti. Namun alam bawah sadar mereka masih terhubung satu sama lain.

"Lihat baik -- baik mata patung itu, apakah matanya memancarkan sinar putih? Apakah terdapat dua buah mutiara didalam mata patung itu?"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun