Mohon tunggu...
Latifah Maurinta
Latifah Maurinta Mohon Tunggu... Novelis - Penulis Novel

Nominee best fiction Kompasiana Awards 2019. 9 September 1997. Novel, modeling, music, medical, and psychology. Penyuka green tea dan white lily. Contact: l.maurinta.wigati@gmail.com Twitter: @Maurinta

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Mozaik Sepi Pasien VIP

8 Maret 2019   06:00 Diperbarui: 8 Maret 2019   06:05 273
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

"Calisa...ingatkah kamu akan rencana pernikahan kita?" desah Revan. Tangan kurusnya meraih harpa di atas nakas, lalu mulai memainkannya.

Jemari lentik Calvin menekan tuts-tuts piano. Tak sia-sia ia membayar mahal agar bisa memasukkan piano ke ruang rawatnya. Adica menggesek bow, terhipnotis dengan alunan biolanya sendiri. Mata biru Revan berkaca-kaca selagi memainkan harpa.


Haruskah aku bertekuk lutut

Memohon kau terima diriku

Kalau perlu kaubelah dadaku

Agar kau tahu isi dalam hatiku

Karena hatiku mengatakan kamu

Yang paling mengerti di antara yang mengerti

Dan hidupku berharap padamu

Lewat lagu ini

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun