Mohon tunggu...
Khoirul Taqwim
Khoirul Taqwim Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta

Peneliti Tentang Kemasyarakatan

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Cinta Anak Laut

13 Juli 2022   00:52 Diperbarui: 13 Juli 2022   00:56 139
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Aku teringat kembali tentang mawar yang indah merekah di setiap laku budinya

Aku menyeberangi samudra tanpa arah

Aku hilang kendali di laut lepas

Hari dari hari terlewati tanpa ada hujan

Hari dari hari semakin lemah badanku di terjang ombak semalam

Hari dari hari luka memar semakin merajam

Hari dari hari aku di kapal tanpa makanan dan minuman

Hari dari hari antara kematian dan kehidupan berjarak sejengkal

Hari dari hari aku hidup di laut lepas

Sebelum aku terluka lebih parah di atas kapal

Izinkan aku anak laut menulis sepatah dua patah kata

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun