Mohon tunggu...
Kang marakara
Kang marakara Mohon Tunggu... Wiraswasta

Belajar dan mengamalkan.hinalah aku,bila itu membuatmu bahagia.aku tidak hidup dari puja pujimu

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Masih Ada Waktu

4 Desember 2020   06:09 Diperbarui: 4 Desember 2020   06:24 31 9 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi: Masih Ada Waktu
Pixabay.com

Di sudut ruangan, dalam temaram mencipta kebimbangan, engkau meraung menumpahkan segala kesal. Hati yang tersakiti, perasaan yang menanggung perih, derita dan malapetaka silih berganti menghampiri.

Di genangan air mata pedih. Engkau menyebut nama kekasih ribuan kali, berharap segala sedih adalah mimpi, berharap semua berakhir bersama isak tangis yang mulai mengering. Lama sekali.

Setiap kali cahaya menerpa, wajah manismu seketika berubah, lesung pipit menjadi kubangan derita tak terkira, mata jeli telah penuh oleh himpitan dosa berwarna merah. Engkau membenci cahaya, engkau takut hitam pekat masa silam kan terpampang di depan mata.

Menangislah kepada butiran masa lalu yang menikam, merataplah, agar musnah segala beban penghimpit kehidupan. Sedetik lagi, engkau pasti menemukan.

*****

Bagan batu, desember 2020

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
4 Desember 2020