Mohon tunggu...
Kang marakara
Kang marakara Mohon Tunggu... Wiraswasta

Belajar dan mengamalkan.hinalah aku,bila itu membuatmu bahagia.aku tidak hidup dari puja pujimu

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi | Langit-langit Kayu

16 Juli 2019   03:42 Diperbarui: 16 Juli 2019   04:02 0 12 0 Mohon Tunggu...
Puisi | Langit-langit Kayu
Pixabay.com

Pada ruang kosong hampa udara, di tengah gulungan daun hijau menjuntai. Setengahnya serpihan cakrawala tengah membadai, hijau biru warna melekat pada ikat

Tersapu angin butiran debu tak menyentuh, jangan roboh tiang penyanggah matahari. Jangan oleng samudera jingga di atas awan, setidaknya sampai esok pagi

Langit-langit kayu terkesan rapuh, gambarkan sejuta ragu yang tak menentu. Hujan naik dari dahan, daun rindang sejuk pemandangan

Langit-langit kayu tak mungkin rubuh, tangan-tangan halus menyokong setiap pintu. Tanpa pamrih tanpa upeti, hanya bakti pada pohon tinggi

Bagan batu 16 juli 2019

KONTEN MENARIK LAINNYA
x