Mohon tunggu...
Indrian Safka Fauzi
Indrian Safka Fauzi Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Pemuda asal Cimahi, Jawa Barat kelahiran 1 Mei 1994. Praktisi Kesadaran Berketuhanan, Kritikus Fenomena Publik dan Pelayanan Publik. Sang pembelajar dan pemerhati abadi. The Next Leader of Generation.

🌏 Akun Pertama 🌏 My Knowledge is Yours 🌏 The Power of Word can change The World, The Highest Power of Yours is changing Your Character to be The Magnificient. 🌏 Sekarang aktif menulis di Akun Kedua, Link: kompasiana.com/rian94168 🌏

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi Makna: Akibat Keseringan Dusta

8 September 2022   13:00 Diperbarui: 8 September 2022   13:00 191 18 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Berita Bohong (Sumber: Freepik)

Selamat membaca Sahabat Kompasianer dan Readers Terhormat!

Akibat keseringan dusta...
Tukar sebenarnya dengan tidak sebenarnya...
Saat berbicara maupun menginformasikan...
Mempengaruhi kondisi pikiran...
Membuatnya senang dengan bacaan-bacaan...
Yang sebenarnya hoaks semata...
Karena dusta jadi kesenangan...
Bacaannya juga sama kualitasnya...
Dengan diri sesungguhnya...
Memang nikmatnya sementara ada...
Tapi jangka panjangnya penyesalan...

Kenapa ramai-ramai menyalahkan?
Tapi nyatanya diri senang berdusta?
Ketahuilah hai orang-orang...
Bahwasanya...
Orang yang senang berdusta...
Akan dikumpulkan dengan sesamanya...
Sama-sama pendusta...
Sudah insting manusia menjadikan demikian...
Untuk berkelompok seragam mentalnya...

Kenapa ramai-ramai menyalahkan?
Tapi nyatanya pikiran tumpul dipelihara?
Tak pernah diasah ketajamannya...
Tidak cek ricek kebenaran bacaan...
Tidak mencari kebenaran...
Malah mencari pembenaran...
Langsung telan bulat dan teriak-teriak...
Merasa diri paling benar...
Benar dari mana?
Kalau membela apa yang ia baca?
Padahal menyesatkannya?
Sungguh ia dalam kerugian...

Barangsiapa senang berdusta...
Maka melekatlah sifat...
Kemarahan...
Berlandaskan kebencian...
Dendam kesumat...
Yang tak pernah puas...
Dan senang lihat...
Orang lain susah...

Inilah mengapa...
Dusta adalah Dosa...
Perbuatan dibenci Tuhan...
Karena menjerumuskan pelakunya...
Pada Kehancuran...
Selama-lamanya...

Tertanda.
Rian.
Cimahi, 8 September 2022.

Indrian Safka Fauzi untuk Kompasiana.

For our spirit... Never die.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan