Mohon tunggu...
Indah Ajeng Ayu
Indah Ajeng Ayu Mohon Tunggu... Lainnya - she/her

part time writer, full time everything else

Selanjutnya

Tutup

Gadget

Sejarah Singkat Creeper Worm, Virus Komputer Pertama di Dunia!

29 Oktober 2021   10:06 Diperbarui: 29 Oktober 2021   10:21 611 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sumber: https://www.logique.co.id/blog/en/2020/02/27/brief-introduction-ancient-malware-creeper-virus/

Seorang ahli Matematika asal Jerman, John von Neumann, pertama kali mencetuskan konsep creeper worm pada akhir tahun 1940-an. Kala itu, sang ilmuwan membayangkan virus komputer sebagai entitas yang mampu mereplikasi diri secara otomatis. Creeper worm sendiri baru diciptakan selang 30 tahun kemudian.

Sejarah Creeper Worm, Si Virus Komputer Pertama Di Dunia

Penting untuk diketahui bahwa gagasan mengenai virus komputer sudah lebih dulu ada sebelum jaringan komputer. Sebelum internet  benar-benar muncul, dunia sudah lebih dulu mengenal ARPANET yang merupakan jaringan eksperimental. Bisa dibayangkan betapa kagetnya pengguna arpanet kala itu, yang sebagian besar adalah ilmuwan komputer, melihat layar komputernya secara tiba-tiba menampilkan pesan bertuliskan: I'm the creeper, catch me if you can!

Meskipun saat itu para pengguna masih belum sadar, pada kenyataannya mereka lah korban pertama virus komputer. Selanjutnya muncul pertanyaan: apa makna pesan misterius tersebut dan siapakah sosok yang mengirimkannya?

Sosok Pencipta Creeper Worm

Ternyata, sosok yang menciptakan malware tersebut bukanlah seorang hacker, melainkan Bold, Beranek, dan Newman atau yang sekarang dikenal dengan nama Raytheon BBN Technologies. Bold, Beranek, dan Newman sendiri merupakan pionir dalam industri packet switching networks seperti Arpanet dan terungkap bahwa salah satu penelitinya lah yang telah menciptakan creeper worm.

Seperti namanya, creeper worm adalah cacing, jenis virus yang mampu mereplikasi diri secara otomatis dan bisa menyebar ke banyak sistem lainnya. Dalam kasus ini, sasaran creeper worm adalah komputer milik Digital Equipment Corporation (DEC) yang terhubung dengan Arpanet. 

Meski demikian, creeper worm berbeda dengan malware yang kita kenal saat ini. Creeper worm tidak mengenkripsi file, menghancurkan data, mencuri data untuk kemudian diminta tebusan, atau menginfeksi sistem agar tidak dapat dioperasikan. Kehadiran creeper worm murni hanya untuk mengganggu dan mengejek pengguna.

Sang pencipta creeper worm, Bob Thomas, mengaku dirinya hanya ingin membuat program eksperimental yang mampu menggandakan diri. Bob ingin menunjukkan bahwa program semacam ini sangat mungkin untuk dibuat di masa itu.

Menurut  Bob  dirinya  menciptakan creeper worm karena didorong oleh rasa keingintahuannya. Dalam penamaan virus buatannya pun Bob mengaku tidak memiliki alasan khusus. Sebagai informasi, creeper adalah karakter hantu berwarna hijau dalam kartun Scooby Doo  yang populer di tahun 70-an.

Solusi Mengatasi Virus Komputer 

Jadi, memang benar bahwa creeper worm merupakan virus komputer pertama di dunia. Meski begitu, creeper worm jelas bukan virus komputer terakhir yang kehadirannya meresahkan para pengguna internet. 

Usai kemunculan creeper worm, muncul virus komputer selanjutnya yang diketahui bernama Elk Cloner. Elk Cloner kemudian diklaim sebagai virus komputer pertama yang terdeteksi menyebar di "alam bebas". 

Diciptakan pada tahun 1982 oleh seorang bocah berusia 15 tahun, cloner adalah virus boot sector yang menginfeksi banyak komputer Apple II dan menyebar dengan floppy disk.

Sampai hari ini, kita masih dihadapkan pada kenyataan bahwa virus komputer yang diciptakan semakin banyak jenisnya dan bertambah kuat. Namun seiring berkembangnya zaman, teknologi untuk mencegah virus juga semakin canggih, salah satunya dengan munculnya berbagai solusi cybersecurity. Jangan sampai salah pilih, yuk mulai pahami jenis cybersecurity apa yang paling cocok dan sesuai dengan kebutuhanmu! 

Sumber: https://www.exabeam.com/information-security/creeper-computer-virus/

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gadget Selengkapnya
Lihat Gadget Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan