Mohon tunggu...
Hera Veronica Suherman
Hera Veronica Suherman Mohon Tunggu... Wiraswasta - Pengamen Jalanan

Suka Musik Cadas | Suka Kopi seduh renceng | Suka pakai Sandal Jepit | Suka warna Hitam

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sang Penari dalam Khusyuk Tarian Jiwa

22 Agustus 2021   07:19 Diperbarui: 22 Agustus 2021   07:32 270
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Source : Intisari Online - Grid.ID

Sang Penari dalam Khusyuk Tarian Jiwa

Sang penari dengan rok lebarnya menari
dengan gerakan berputar-putar
melawan arah jarum jam

Sembari kedua lengan membuka dan
terentang tengadah menghadap
ke arah wajah langit

Layaknya bumi berputar pada porosnya
hingga terciptanya siang malam
sebagai satu ketetapan

Penari terus berputar bak gangsing
fokus di satu titik tak sedikit
bola mata mendelik

Berputar dan terus berputar seraya
mengosongkan pikiran dengan
gerakan yang konstan

Sambil mengatur irama pernafasan
hingga tak sedikitpun rasakan
kepala berdenyut pening

Layaknya tubuh kapal nan limbung
dihantam keras gelombang
datang menerjang

Sang penari masih menari dilatari
syair-syair milik Rumi serasa
khidmat diiringi bebunyi

Bait-bait suci meresap ke dalam
relung hati dan arteri laksana
sebuah alunan simfoni

Persembahan sakral pada sang pecipta
puncak tertinggi dari cinta hanya
pada Yang Maha Cinta

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun