Mohon tunggu...
Handy Pranowo
Handy Pranowo Mohon Tunggu... LOVE FOR ALL HATRED FOR NONE

LOVE FOR ALL HATRED FOR NONE

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Diary Pelaut

24 Maret 2021   22:28 Diperbarui: 24 Maret 2021   22:43 74 14 5 Mohon Tunggu...

Pecah ombak berkejaran di mata.

Punggung langit dan punggung samudera saling berhadap-hadapan

di lewati angin yang datang dari segala arah.

Hei, aku pelaut menyusuri lembah samudera.

Hei, aku pelaut tak gentar dan tak goyah di hantam badai bergelora.

Ku datangi negara-negara jauh yang tersohor dan terkemuka.

Ku sambangi daratan-daratan kecil dengan pantai yang jernih penuh ikan-ikan bercanda.

Ku bebaskan pikiranku mengembara ke ujung-ujung dermaga di mana warna semburat senja menyimpan cerita.

Ku biarkan diriku mendayung pengalaman yang sarat makna bekal hidup kelak di hari tua.

Duhai ibu, duhai tanah pertiwi rinduku kekal abadi kepadamu meski jauh aku berlabuh.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x