Mohon tunggu...
Fitri Sulastri
Fitri Sulastri Mohon Tunggu... Guru - Mahasiswi Pascasarjana Institut Madani Nusantara (IMN) Kota Sukabumi

Hobi Menulis

Selanjutnya

Tutup

Lyfe

Proses Self Healing dengan Regulasi Emosi

7 Agustus 2022   14:45 Diperbarui: 7 Agustus 2022   14:50 247
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Prose Self Healing dengan Regulasi Emosi

Belakangan populer kata 'Self Healing' yang berhubungan dengan kondisi kesehatan mental seseorang. Dalam bahasa inggris, self artinya diri sedangkan healing artinya pengobatan. Maka, self healing adalah pengobatan terhadap diri sendiri.

Mengutip dari katadata.co.id, self healing adalah sebuah proses untuk penyembuhan luka batin yang mengganggu emosi yang pada akhirnya mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Sebagian orang tentunya mengalami masalah dan lelah secara emosional. Luka batin ini dapat berlangsung lama dan berdampak pada kegiatan sehari hari. 

Hidup dengan luka batin yang belum sembuh sungguh menyiksa seseorang yang mengalaminya. Bukan hanya sekedar depresi, frustasi dan gangguan kecemasan lainnya yang membuat hidup tidak tenang. Dampak paling ekstremnya adalah dapat melukai diri sendiri dan orang lain hingga tindakan kriminal seperti melakukan pelecehan seksual, bunuh diri dan pembunuhan terhadap orang lain.

 Ada beberapa cara dalam melakukan self healing untuk mengobati luka batin. Salah satunya dengan melakukan regulasi emosi.

Regulasi emosi menurut Thompson (1994) adalah sebuah kemampuan individu untuk memonitor, mengevaluasi, dan memodifikasi reaksi emosional untuk mencapai tujuan. Regulasi dipandang secara positif, orang yang melakukan regulasi emosi akan mampu melakukan pengontrolan (pengendalian) diri terhadap emosi yang ada.

Maka regulasi emosi adalah kemampuan seseorang yang datang dan dilakukan oleh dirinya sendiri dalam mengelola  emosi yang ada pada diri.

Terdapat 3 aspek dalam regulasi emosi, diantaranya ;

1. Kemampuan Memonitor Emosi (Emotions Monitoring)

Yaitu kemampuan individu untuk memahami dan menyadari keseluruhan proses yang ada pada dirinya, perasaannya, pikirannya dan latar belakang dari tindakannya.

2. Kemampuan Mengevaluasi Emosi (Emotions Evaluating)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun