Mohon tunggu...
Fatmi Sunarya
Fatmi Sunarya Mohon Tunggu... Penulis - Bukan Pujangga

Penulis Sederhana - Penjelajah Buana - Kompasianer Teraktif 2020 "DILARANG MEMUAT ULANG ARTIKEL UNTUK TUJUAN KOMERSIAL 😡"

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Monolog Embun, Sang Bidadari Pagi

24 September 2021   05:21 Diperbarui: 24 September 2021   05:35 258 61 12
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Monolog Embun, Sang Bidadari Pagi
Ilustrasi Embun | Sumber: www.piqsels.com

Aku adalah embun, hadirku tak kau sadari. Tak mengapa jika kau tak peduli. Aku memang senang dalam diam, tak hendak ada dalam riuh siang. Rasakan sejukku pada pagi dan malam mengelus tenang.

Aku, embun yang  bergelayut manja di daun, ranting, pohon, di mana saja. Mengusap alam dalam rasa damai bersuka. Lihatlah, anak-anak burung menghirup dalam haus menyerang. Bersedekah pada alam yang makin gersang.

Sebutlah aku embun sang bidadari. Yang malu pada matahari pagi. Mengalah pergi berganti tugas dengan matahari. Setia untuk esok hari.

Akulah embun, sang bidadari, menyapa selamat pagi. Bening nan hening. Turun senyap, sejuk, dingin menggayut pagi.

FS, 24 September 2021

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan