Mohon tunggu...
#pagi
Taufiq Sentana
Taufiq Sentana
01 Agustus 2021 | 10 jam lalu

Sekilas Pagi di Banda Aceh

Baca puisi "Sekilas Pagi di Banda Aceh" di sini.

Fiksiana
15
5
0
Taufiq Sentana
Taufiq Sentana
29 Juli 2021 | 3 hari lalu

Rencana Pagi dan Angin Siang

Pikiranku telah berkelebat sekian jauh. Beterbangan bagai burung burung yang gagah dan hinggap di ranting ranting basah.

Fiksiana
31
5
1
Suara Itu
Riandi
Riandi
20 Juli 2021 | 1 minggu lalu

Suara Itu

Puisi itu bunyi. Seperti ini bunyinya. Silakan baca.

Fiksiana
60
13
2
Fibonacci Puisi: Hari Lahirnya Hari ini
Bambang Syairudin
Bambang Syairudin
20 Juli 2021 | 1 minggu lalu

Fibonacci Puisi: Hari Lahirnya Hari ini

segulungan waktu dua puluh empat jamkita habiskan diam-diamtanpa terpejamberjam-jam

Fiksiana
30
11
1
Melihat Matahari Memandang Sepi
Rustian Al Ansori
Rustian Al Ansori
18 Juli 2021 | 2 minggu lalu

Melihat Matahari Memandang Sepi

Puisi tentang rasa sepi dan alam

Fiksiana
55
9
1
Kata-kata yang Tumbuh Subur
Suharto
Suharto
11 Juli 2021 | 3 minggu lalu

Kata-kata yang Tumbuh Subur

Perbendaharaan kata-kata seseorang akan semakin banyak jika digunakan untuk merenungi kehidupan.

Fiksiana
24
5
1
Kopi Senja Nikmati Saja
Penaku Laylie
Penaku Laylie
07 Juli 2021 | 3 minggu lalu

Kopi Senja Nikmati Saja

Jangan takut tentang proses hidup ini. Bukankah keadaan didunia itu berputar layaknya perputaran mentari.

Fiksiana
61
5
1
Puisi | Anomali Pagi
Ali Musri Syam
Ali Musri Syam
29 Juni 2021 | 1 bulan lalu

Puisi | Anomali Pagi

Ekspektasi sesorang ketika pagi hari datang, dia terbangun lebih awal dan menikmati suasana, mengharapkan kekasih datang menyapa namun tak terjadi

Fiksiana
222
68
5
Menulis Makna (16): Menyalakan Api Konsistensi dan Ketekunan dalam Merangkai Karya
FX Aris Wahyu Prasetyo Saris
FX Aris Wahyu Prasetyo Saris
29 Juni 2021 | 1 bulan lalu

Menulis Makna (16): Menyalakan Api Konsistensi dan Ketekunan dalam Merangkai Karya

Konsistensi dan ketekunan adalah kunci keberhasilan dalam menghidupi hidup ini sehingga hidup menjadi hidup.

Humaniora
96
14
2
Menikmati Pagi
Mochamad Syafei
Mochamad Syafei
27 Juni 2021 | 1 bulan lalu

Menikmati Pagi

Pagi itu selalu indah jika kita mau menikmati nya. Apalagi yang harus didustai?

Fiksiana
61
14
1
D. Deva Permana
D. Deva Permana
24 Juni 2021 | 1 bulan lalu

Lalu dengan Apa

Jika isyarat tidak lagi sampai Bahasa tak mampu menyadarkanmu Lalu harus dengan apa lagi Aku menyentuh hatimu

Fiksiana
13
2
1
Suatu Pagi, di Sini
Mochamad Syafei
Mochamad Syafei
23 Juni 2021 | 1 bulan lalu

Suatu Pagi, di Sini

Pagi ini kulihat kau begitu menikmati tidurmu hingga aku harus menunggu untuk pamit pergi

Fiksiana
43
15
1
agung chris subedjo
agung chris subedjo
18 Juni 2021 | 1 bulan lalu

Berselimut Kabut

Selimut kabut membungkus jaket tebalku

Fiksiana
31
5
1
Puisi: Pagi Menyemai Matahari
Mas Han
Mas Han
17 Juni 2021 | 1 bulan lalu

Puisi: Pagi Menyemai Matahari

Karena pagi adalah perjalanan, juga semua hal tentang rencana dan gairah yang menjanjikan.

Fiksiana
177
20
1
hesty Gorang
hesty Gorang
13 Juni 2021 | 1 bulan lalu

Puisi Pagi

Hati apa kabarmu, kita bertengkar lagi dan lagi-lagi aku menangis meratapi kesedihan

Fiksiana
28
4
1
Puisi: Penantian Hati Ini
Kang marakara
Kang marakara
09 Juni 2021 | 1 bulan lalu

Puisi: Penantian Hati Ini

Selamat pagi semesta. Setelah terlelap memanjakan mimpi di gelap mata, kini terangmu menunjuk arah pedoman langkah.

Fiksiana
39
6
1
Ulfa Yulianingsih
Ulfa Yulianingsih
07 Juni 2021 | 1 bulan lalu

Rutinitas Pagi

Kegagalan itu cuman hal kecil hal biasa bagi orang sukses di luar sana mereka tetep terus berjuang di jalan yang mereka tempuh,

Lyfe
25
2
1
Cerita Langit
hendra setiawan
hendra setiawan
05 Juni 2021 | 1 bulan lalu

Cerita Langit

Langit tiada henti bercerita Seperti pagi ini Hujan masih juga turun Walaupun sebenarnya ini sudah memasuki musim panas

Fiksiana
80
5
1
Dhyan Rusniyanti
Dhyan Rusniyanti
04 Juni 2021 | 1 bulan lalu

Diri Sendiri

Mari kita berdamai, berhentilah menjadi asing

Fiksiana
39
1
1
Aku Hanya Selembar Daun
SANTOSO Mahargono
SANTOSO Mahargono
01 Juni 2021 | 2 bulan lalu

Aku Hanya Selembar Daun

Aku hanya selembar daun yang mudah dipeluk embun lalu dilepaskan. Tak ada tangkai setabah dirimu yang menggandeng bahagia sepanjang pagi.

Fiksiana
98
12
2