Mohon tunggu...
evi patmawati
evi patmawati Mohon Tunggu... Ibu berusia 46 tahun

Seorang Ibu dan wanita karir yang telah bekerja selama 23 thn, ingin berbagi cerita tentang apa yang dirasakan, dilihat

Selanjutnya

Tutup

Life Hack

5 Tips Mendidik Anak Menjadi Bahagia dan Sukses

21 Juni 2021   08:19 Diperbarui: 21 Juni 2021   08:31 57 1 0 Mohon Tunggu...

5 Tips Mendidik Anak-anak Menjadi Bahagia dan Sukses

"Buah tidak jatuh jauh dari pohon",begitu pepatah orang tua jaman dahulu yang menggambarkan bahwa sifat anak-anak kita tidak akan jauh berbeda dengan sifat orang tuanya. Orang tua yang bahagia dan sukses akan menghasilkan ank-anak yang bahagia dan sukses pula,walaupun bukan berarti orang tua yang kurang bahagi dan sukses tidak bisa mewujudkan anak-anaknya menjadi manusia yang bahagia dan sukses. 

Contoh orang tua yang bercerai,akan memberikan dampak negatif bagi tumbuh kembang mental anak-anak,pendidikan ada trauma dan kesedihan yang dirasakan anak-anak mengetahui kenyataan orang tuanya telah bercerai,banyak contoh keberhasilan orang tua tunggal yang mengasuh anak-anaknya menjadi pribadi pribadi yang bahagia dan sukses,contohnya Oprah Winfrey,siapa yang tidak kenal Oprah Winfrey, dibalik kesuksesannya sekarang, ternyata masa kecilnya kurang bahagia, tetapi tetap bisa bangkit dan memiliki metal yang lebih kuat sehingga menjadi sukses seperti yang kita lihat sekarang.Tulisan ini dibuat supaya pembaca lebih fokus menjadikan anak-anaknya bahagia dan sukses.

Secara alamiah setiap manusia yang telah menikah menginginkan keluarga yang bahagia dan sukses.Peran orang tua sangat dominan dalam mewujudkan anak-anak yang bahagia dan sukses.

Mengapa saya menekankan kata bahagia?, jawabannya adalah parameter bahagia lebih dikedepankan mengingat banyak orang yang sukses tetapi kurang dan merasa tidak bahagia,penyebabnya karena terbelenggu dengan kesuksesannya, contoh vokalis band rock Nirvana yang bernama Kurt Cobain,dia melakukan bunuh diria karena merasa hampa dengan hidupnya dan merasa tidak dibutuhkan lagi didunia ini,semestinya hal ini tidak perlu terjadi,jika dari kecil anak-anak kita dididik nilai-nilai agama yang kuat, agama mengajarkan arti kebahagiaan dan cara meraih kebahagiaan tersebut.

Definisi bahagia menurut para ahli adalah sebagai berikut,menurut Mahatma Gandhi arti bahagia adalah saat apa yang kita fikirkan dan kita katakan berjalan sesuai harapan. Definisi bahagia menurut Aristoteles adalah makna dan tujuan hidup,keseluruhan tujuan dan akhir eksistensi manusia.Kesimpulan dari definisi bahagia dari kedua ahli diatas adalah cara berfikir positif sebagai awal yang melahirkan tindakan-tindakan kita untuk mewujudkan segala yang kita inginkan dan harpakan,tujuan akhir dari kehidupan manusia.

Tips-tips yang bisa diterapkan untuk menjadikan anak-anak kita menjadi bahagia dan sukses adalah sebagai berikut:

1. Niat dan Tekad yang Kuat

Niat dan tekad yang kuat dari pihak orang tua sangat dominan dalam mewujudkan cita-cita menjadikan tujuan bahagia dan sukses tercapai,Niat adalah langkah awal menuju bahagia,tanpa niat tidak jelas tujuan hidup,kepada anak-anak selalu ditekankan pentignya niat menjadi anak yang bahagia dan sukses.tekad yang kuat dan pantang menyerah mendukung niat yang baik mewujudkan cita-cita.

Mewujudkan niat tidak mudah,banyak cobaan,halangan dan rintangan,jika tidak didukung oleh tekad yang kuat dan pantang menyerah akan sia-sia niat baik yang ingin kita wujudkan,manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, yang diciptakan untuk menjadi pemimpin dimuka bumi ini,niat tertinggi manusia yang postif adalah menjadikan semua tindakannya sebagai wujud bentuk ibadah kepada Tuhan,seperit kutipan kitab suci Al-Qur'an, surat Ad-Dzariyat ayat 56 yang intinya Tuhan menciptakan manusia untuk tunduk,taat dan patuh kepada Allah SWT.

Niat kita sebagai manusia yang beragama menjadikan semua tindakan kita adalah wujud ibadah kepada Tuhan. Niat dan tekad yang kuat menjadikan langkah-langkah hidup kita lebih terarah dan bisa dikoreksi jika melenceng dari niat,bisa diukur seberapa jauh tingkat keberhasilan kita mewujudkan niat tersebut.Sedari kecil kita biasakan kepada anak-anak kita memulai sesuatu dengan niat dan doa yang baik,sehingga tertanam dibawah sadar jiwa anak-anak kita betapa penting niat dan itu akan secara otomatis berlanjut hingga anak-anak meninggal dunia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN