Mohon tunggu...
Demadi
Demadi Mohon Tunggu... -

Habis tangis, kering tawa. Jejak perjalanan. Serpihan-serpihan. Dihidangkan.

Selanjutnya

Tutup

Analisis

2019 Ganti Presiden, Jika...

28 Mei 2018   08:30 Diperbarui: 28 Mei 2018   14:58 1512
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Supaya perhitungan ini cepat, biasanya dimasukkan dalam program dan diserahkan pada komputer untuk menghitungnya.

Masalah Tiga Benda, adalah subset dari masalah umum yang dinamakan n-body problem. Ketika n lebih besar atau sama dengan tiga, masalah itu menjadi rumit dan perlu bantuan komputasi/metode numerik.

Apa kaitannya dengan pemilihan umum ?

DEMOKRASI ADALAH MEMELIHARA "n"

Walaupun analogi ini tidak apel ke apel, kondisi politik dapat dianalogikan dengan masalah fisika di atas.

Sesuai dengan masalah n-body  di atas, maka apabila dalam suatu pemilu terdapat:

  • satu kubu, maka hasil akhir akan jelas
  • dua kubu, maka hasil akhir dapat dihitung
  • tiga kubu atau lebih, hasil akhir akan misterius

Jadi dengan keadaan tiga kubu, semua pihak baik petahana maupun para penantangnya, lebih minim kendali terhadap hasilnya. Dengan kata lain, keabsolutan kekuasaannya menjadi berkurang.

Sedangkan ada hukum:

Power tends to corrupt, absolute power corrupts absolutely. Kekuasaan cenderung menyimpang. Kekuasaan absolut pasti menyimpang.

Dengan kata lain,

Semakin tidak absolut, kekuasaan akan lebih lurus.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Analisis Selengkapnya
Lihat Analisis Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun