Mohon tunggu...
Bambang Subroto
Bambang Subroto Mohon Tunggu... Lainnya - Menikah, dengan 2 anak, dan 5 cucu

Pensiunan Badan Usaha Milik Negara, alumni Fakultas Sosial & Politik UGM tahun 1977. Hobi antara lain menulis. Pernah menulis antara lain 2 judul buku, yang diterbitkan oleh kelompok Gramedia : Elexmedia Komputindo. Juga senang menulis puisi Haiku/Senryu di Instagram.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Obrolan di Atas Awan

26 September 2022   06:49 Diperbarui: 26 September 2022   06:53 108 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
"The Infinite Recognition" 1963 karya Rene Magritte  -  Bersumber dari twitter Rene Magritte

Obrolan di atas awan. Sekitar sumber rasa suka dan duka. Mereka mengupas kulitnya. Barangkali ketemu sumber permasalahannya. 

Awan bersaksi, sering dijadikan tempat buangan  emosi. Rasa negatif seperti sampah plastik. Sulit diolah oleh bumi. Suatu saat sulit bernapas, tersengal-sengal tak bisa lepas lagi.

Hanya indera yang mampu merasakannya. Lahir batin, mengenyahkan ingin. Bumi pun semakin renta. Menunggu hujan, alangkah lamanya.

Hujan itu tangis bumi. Mereka menelenggamkan emosi. Hasrat dan kehendak sulit bernapas. Terendam lumpur iri takabur. Tadinya bumi masih mampu melawan tanpa gentar. Lama-lama pasrah tercemar.

Obrolan di atas awan, mencari titik awal tertutupnya akal pikiran dan perasaan.  Dalam suka cita maupun duka, terasa penuh luka. Suksma terpanggang, sulit lagi kembali berdendang.

Dalam suasana melupakan suka cita,  bumi kehilangan bobot bermakna. "Uripa kang mentes, supaya bisa mentas. Longa est vita si plena est". 

Obrolan di atas awan pun terhenti, tak berkelanjutan.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan