Mohon tunggu...
Bambang Subroto
Bambang Subroto Mohon Tunggu... Lainnya - Menikah, dengan 2 anak, dan 5 cucu

Pensiunan Badan Usaha Milik Negara, alumni Fakultas Sosial & Politik UGM tahun 1977. Hobi antara lain menulis. Pernah menulis antara lain 2 judul buku, yang diterbitkan oleh kelompok Gramedia : Elexmedia Komputindo. Juga senang menulis puisi Haiku/Senryu di Instagram.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Batik Gresik

18 Agustus 2022   19:43 Diperbarui: 18 Agustus 2022   19:47 94 8 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Gairah kehidupan pesisir, menggelegak lewat warna berdesir. Cirebon, Pekalongan, Lasem, Gresik, hingga kawasan Madura. Bagi mereka, warna adalah bagian dari nuansa jiwa.

Nuansa lebih suka beda daripada sama. Bagi mereka, ketidaksamaan merupakan bagian dari kekayaan. Bisa jadi beda di gradasi dan spektrum yang menyulut kagum. Atau dominasi warna cerah yang tak memungkinkan gairah enyah.

Batik Gresik pun begitu. Ia sudah terbiasa dibasuh keceriaan cakrawala saat sang surya terbit dan tenggelam di kamera pandang nelayan.

Enerjinya meledak-ledak. Vitalilitas seakan tak habis diperas. Asa selalu berdegup, laksana ombak yang tak pernah surut.

Kemerdekaan nelayan itu seluas samudera. Ekspresi gejolak mereka tidak surut siang dan malam. Membatik itu berjuang dalam diam. Menghias waktu dalam kehidupan nelayan.

Batik Gresik bermotif macam-macam. Batik Bandeng, Batik Rusa Bawean, Batik Sunan Giri, Batik Ndulit, serta batik motif Sekar Pudak.

Kehidupan nelayan, ibarat pejalan malam. Hingga menjelang fajar, ada saja cara agar jiwa tetap berkobar.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan